Wednesday, 6 May 2020

1) MIMPI PERTAMA MUHAMMAD QASIM


Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu’alaikum

("1980-1981" Mimpi rahmani pertama Muhammad Qasim datang saat dia berusia 4 atau 5 tahun. Penting untuk dicatat waktu kecil Qasim tertarik pada balon terbang. Dia senang melepaskannya dan melihatnya terbang ke angkasa).

Dalam mimpi ini, aku berada di rumahku dan abangku Javaid datang dari luar. Dia bilang: “Ada tukang balon! Belilah balonmu sebelum dia pergi! Jika tidak, nanti kamu pasti akan menangis.”

Maka aku mendapat uang dari ibu lalu pergi keluar. Aku memesan sebuah balon dan tukang balon itu berkata, “Oke”. Sambil mengisi balon (dengan gas) ia berkata, “Qasim, tahukah kamu bahwa ada tangga di atap rumahmu yang mengarah langsung menuju langit?”

Aku sangat terkejut dan gembira karena aku selalu penasaran ke mana balon-balonku menghilang di langit. Aku pun berlari ke atap rumahku dengan penuh kegembiraan. Aku bahkan lupa membawa balon itu bersamaku.

Sesampainya di atap, aku melihat tangga yang nyata. Persis seperti tangga Kekaisaran Mughal. Anak tangganya terbuat dari batu bata merah yang melingkar naik menuju langit. Aku senang sekali melihat tangga itu.

Aku mulai menaiki tangga dan naik sangat tinggi. Saat aku melihat ke bawah, semua rumah itu terlihat mungil. Melihat ini, aku jadi semakin gembira dan naik lebih jauh. Aku bahkan bisa menyentuh awan dan aku sangat bersemangat.

Lalu tiba-tiba aku terpikir, ibuku mungkin mencariku. Jadi aku memutuskan untuk kembali saat aku lelah. Lalu tiba-tiba, aku mendapat perasaan bahwa tangga ini akan mengarah langsung kepada Allah, Tuhan Semesta Alam.

Aku merasakan gelombang kebahagiaan yang aneh mengalir dalam diriku. Aku berlari menaiki tangga dengan kecepatan penuh berharap bisa mencapai Allah. Dan mimpinya berakhir di sana.




MUHAMMAD QASIM DAN PANGLIMA MILITER

02/04/2019 بسم اللہ الرحمن الرحیم السلام علیکم ورحمتہ اللہ وبرکاتہ Dalam mimpi ini Muhammad Qasim melihat bahwa; Aku sedang memberikan...