PEMBAHASAN MIMPI MUHAMMAD QASIM BIN
ABDULKARIM
Terjemahan artikel
“Analysis of the Dreams of Muhammad Qasim Ibn Abdul Karim” tertanggal 13
Desember 2018 di situs TheDaySpring Pakistan @ http://thedayspring.com.pk/
Penulis: Imran Abbasi
Di zaman penuh
kebimbangan ini, banyaknya ujian dan hilangnya rasa percaya, Umat Muslim
seluruhnya membutuhkan penghiburan dan rasa simpati. Bukan berarti bahwa
peringatan-peringatan akan datangnya masa-masa penuh ujian dan solusi-solusinya
belum pernah diperingatkan di dalam al-Quran dan Hadits namun ini disebabkan
oleh ketidakacuhan, ketidakpedulian dan sifat materialistik yang telah
menyebabkan kejatuhan para Muslim dan agama Islam, sehingga menimbulkan
kemurungan di tengah masyarakat. Karena kemurungan/depresi ini, hampir setiap
Muslim mempertanyakan pertanyaan ini dari diri mereka sendiri, yaitu apakah
solusi dari masalah-masalah perseorangan dan masalah-masalah di masyarakat kita
dan hampir semua orang bertanya kepada dirinya sendiri: “Apa yang bisa aku
perbuat?
Mimpi – Semua kita pernah melihat Mimpi, dan
mereka mempunyai makna!
Pada hari ini, aku akan
membahas sesuatu hal yang sangat penting yang telah diperingatkan di dalam
al-Quran dan Hadits dan betul-betul mampu menjaga kita tetap sabar dan tabah di
dalam agama kita, dan bisa membantu meningkatkan (kualitas) diri dan masyarakat
kita. Hal penting tersebut adalah Mimpi yang kita lihat atau yang diperlihatkan
kepada Muslim lain untuk kita dan peran-peran Mimpi di dalam kehidupan kita.
“Mimpi (yang) Benar
adalah 1/46 bagian dari (sifat-sifat) Kenabian.” (al-Bukhari, 6472; Muslim,
4201)
Kenapa Muhammad Qasim
Membagi-Bagikan Mimpi-Mimpinya Kepada Semua Orang?
Banyak orang bertanya
kenapa Muhammad Qasim bin Abdul Karim menyebarkan mimpi-mimpinya? Dan kenapa
penting untuk menyebarkan mimpi-mimpi ini? Saya akan menjelaskan di bawah ini
yaitu kenapa Qasim menyebarkan mimpi-mimpi Rahmani/Ilahinya kepada setiap
orang!
Sayangnya, beberapa
orang telah salah mempergunakan konsep “Mimpi” sesekali waktu, namun hal itu
tidak menghapuskan keabsahan Mimpi sama sekali karena (kemuliaan) al-Quran dan
Hadits senantiasa diutamakan di atas sudut pandang lainnya, dan (al-Quran dan
Hadits) telah menjelaskan pentingnya Mimpi dan pentingnya Mimpi seorang Muslim
pada khususnya. Bahkan, di dalam al-Quran ada disebutkan mengenai sebuah mimpi
dari seorang Raja Mesir penyembah berhala dan bagaimana penafsiran mimpinya
telah menyelamatkan kerajaannya dari ujian-ujian dan kelaparan.
Dan raja berkata (kepada
para pemuka kaumnya), “Sesungguhnya aku bermimpi melihat tujuh ekor sapi betina
yang gemuk dimakan oleh tujuh ekor sapi betina yang kurus; tujuh tangkai
(gandum) yang hijau dan (tujuh tangkai) lainnya yang kering. Wahai orang yang
terkemuka! Terangkanlah kepadaku tentang takwil mimpiku itu jika kamu dapat
menakwilkan mimpi.” [QS 12:43]
Maka, al-Quran juga
menjelaskan pentingnya Mimpi dalam kehidupan kita. Demikian juga, ada
Hadits-Hadits lain yang juga menekankan pentingnya Mimpi.
Menjelang Hari Kiamat,
mimpi-mimpi hampir tidak mengandung dusta. Rasulullah saw. bersabda: “Itu
karena Masa Kenabian dan pengaruhnya telah berlalu begitu lama, maka
orang-orang beriman diberikan penghiburan dalam bentuk mimpi-mimpi yang akan
membawa kabar gembira kepada mereka atau akan menolong mereka untuk sabar dan
tabah di dalam agama mereka.” (al-Bukhari, 6499; Muslim, 4200)
“Kebenaran suatu mimpi
berkaitan dengan ketulusan orang yang bermimpi. Orang-orang yang mempunyai
mimpi-mimpi paling benar adalah mereka yang paling jujur dalam perkataan.”
(Muslim, 4200)
Inilah sebabnya mengapa
Muhammad Qasim membagi-bagikan mimpi-mimpinya kepada semua orang karena
mimpi-mimpi itu mengandung pesan untuk seluruh Umat Muslim dan al-Quran dan
Hadits telah membuktikan kebenaran mimpi-mimpi ini.
Mimpi Benar dari
Muhammad Qasim Bin Abdulkarim
Izinkan saya untuk
memperkenalkan mimpi-mimpi dari Muhammad Qasim Bin Abdulkarim, seorang
laki-laki berusia 42 tahun dari Pakistan yang telah melihat Nabi Muhammad saw.
sebanyak lebih dari 300 kali di dalam mimpinya dan telah berbincang dengan
Allah swt. lebih dari 500 kali dari sebalik tabir. Mimpi-mimpi Qasim tidak
mengandung agenda pribadi ataupun terikat kepada organisasi politik dan
keagamaan manapun, namun dirinya hanyalah sekedar memenuhi perintah-perintah
dari Allah swt. dan Nabi Muhammad saw.
Muhammad Qasim bersaksi
bahwa “Tidak ada tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad saw. adalah utusan-Nya
yang terakhir dan penghujung. Dan dirinya adalah umat Nabi Muhammad saw. dan
siapapun yang mencatut kedudukan Nabi setelah Nabi Muhammad saw. adalah
pendusta (kadzab) dan dia telah keluar dari kaidah agama Islam.”
Qasim telah melihat
mimpi-mimpi ini sejak 28 tahun terakhir dan di tahun 2014 untuk pertama
kalinya, ia diperintahkan untuk membagi-bagikan mimpinya kepada semua orang.
Sejak itu, dia telah mengirimkan pesan-pesan kepada semua negara-negara Muslim
melalui situs-situs mereka, politisi-politisi mereka, pemimpin-pemimpin
internasional mereka, dan penceramah-penceramah dan ulama-ulama terkenal di
dalam maupun luar negeri.
Disebabkan minimnya
respon dari para Muslim, dia sempat berhenti membagi-bagikan mimpinya namun di
bulan Desember tahun 2014, Nabi Muhammad saw. muncul di dalam mimpi-mimpinya
dua kali dalam semalam dan menasehatinya bahwa; “Qasim! Untuk menyelamatkan
Islam dan Pakistan, kamu harus menyebarkan mimpi-mimpi ini.” Setelah kejadian
Sekolah APS di Peshawar, Qasim mulai menyebarkan mimpi-mimpinya kepada semua
orang (melalui media sosial) sesuai dengan perintah-perintah dia dalam
mimpinya.
Sejak itu, kita bisa
melihat bahwa mimpi-mimpi Muhammad Qasim Bin Abdulkarim telah disebarluaskan
melalui YouTube dan sosial media lainnya seperti Facebook, Twitter, Instagram,
dsb. Seseorang juga bisa menonton semua mimpi Muhammad Qasim di saluran YouTube
berbahasa Inggris dan Urdu yang bernama “Muhammad Qasim” dan “Muhammad Qasim
PK” secara berurutan. Mimpi-mimpinya juga telah diluncurkan di media cetak dan
media elektronik terkenal di Pakistan. Semua mimpi-mimpinya dipenuhi oleh
peringatan-peringatan dan kabar gembira untuk seluruh Umat Muslim dan
mimpi-mimpi ini menegaskan bahwa Pakistan harus memikul peran sebagai pemimpin
bagi seluruh dunia Muslim. Mimpi-mimpinya berkaitan dengan Akhir Zaman, namun
di bawah ini adalah kejadian-kejadian utama (yang akan terjadi sesuai mimpi
Qasim) yang bisa kita urutkan secara acak:
· Pembunuhan Mantan Perdana Menteri Pakistan Nawaz
Sharif
· Kegagalan Perdana Menteri Imran Khan
· Kekacauan dan Kerusuhan Saudara di Pakistan
· Kemungkinan serangan terhadap Pakistan dan
kuasa-kuasa jahat akan berusaha dan membuat Pakistan seperti Tora Bora
· Peran Mimpi Qasim dalam keberlangsungan hidup
Pakistan dan agama Islam
· Kemajuan Pakistan
· Pasukan Jet Tempur Hitam (yang akan menjadi
armada udara paling canggih di dunia)
· Ghazwa Hind atau Perang Dunia 3 (WW3)
· Perebutan kembali Timur Tengah dari tangan
kuasa-kuasa jahat (oleh Pakistan) bersama dengan Indonesia dan Malaysia
· Pakistan menjadi negara Adidaya (super-power)
· Kebangkitan Islam dan Masa Kedamaian sebelum
kemunculan Dajjal
· Kemunculan Dajjal
· Turunnya Nabi Isa as.
· Yakjuj dan Makjuj dan kehancuran mereka
· Hari Kiamat
Bagaimana Caranya
Pakistan Bisa Menjadi Negara Super-Power – Kunci Kesuksesan
Pesan yang paling
pertama yang Allah swt. kirimkan kepada Umat Manusia melalui para Nabi dan
Rasul adalah “LAA ILAAHA ILLALLAH” yang bermakna “Tidak ada Tuhan selain Allah”
dan hal ini disebut Tauhid. Tauhid dalam Bahasa Arab bermakna menyifatkan
ke-esa-an kepada Allah dan mengenal-Nya sebagai Dia Yang Satu dan Tak
Terbandingi (Unik), tanpa pasangan ataupun rekan dalam Dzat dan Sifat-Nya.
Kebalikan dari Tauhid adalah Syirik, yang bermakna mengada-adakan pasangan atau
sekutu bagi Allah dan Allah tidak akan pernah memaafkan orang-orang yang
mengerjakan Syirik. Sebagaimana yang Allah sebutkan di dalam al-Qur’an:
Sesungguhnya Allah tidak
akan mengampuni (dosa) karena mempersekutukan-Nya (syirik), dan Dia mengampuni
apa (dosa) yang selain (syirik) itu bagi siapa yang Dia kehendaki. Barangsiapa
mempersekutukan Allah, maka sungguh, dia telah berbuat dosa yang besar. (QS
4:48)
Fakta memperihatinkan
pada hari ini, bahwa tidak ada satu orangpun dari pemimpin Muslim di dunia yang
berusaha untuk menghindari Syirik atau bahkan mawas terhadap
peringatan-peringatan yang disampaikan mengenai hal ini. Namun, jika Umat
Muslim mau keluar daripada kegelapan dan mengambil kembali kedudukan mereka
yang telah hilang maka satu-satunya cara untuk meraih kedudukan ini adalah
dengan menghapuskan Syirik dan segala ragam bentuk dan jenisnya di setiap level
masyarakat. In-syaa-Allah.
Muhammad Qasim Bin
Abdulkarim telah melihat di dalam banyak mimpi dimana Allah dan Nabi Muhammad
saw. menasehatinya untuk mengikuti jalan yang lurus dan menghindari hal-hal
yang harus dihindari. Hal yang paling banyak ditekankan adalah untuk
menghindari Syirik. Muhammad Qasim sangat menekankan fakta bahwa kita semua
harus menjauhi Syirik dan semua ragam bentuk dan jenisnya karena hanya inilah
cara kita dapat meraih kesuksesan di dunia dan di akhirat. Dan jika kita ingin
keluar dari kegelapan dan kelalaian maka kita harus mengenyahkan Syirik dan
semua ragam bentuk dan jenisnya. Allah telah sering sekali memberitahu kepada
Qasim bahwa “Aku akan mengampuni semua dosa di Hari Kebangkitan/Perhitungan
namun Aku tidak akan mengampuni Syirik.”
Menjauhi Syirik adalah
satu-satunya cara Pakistan bisa menjadi negara Adidaya dan menjadi sukses
karena setiap Rasulullah telah memperingatkan umatnya tentang Syirik dan
menegakkan Tauhid dan meraih kesuksesan. Maka, tidak ada jalan lain untuk
keluar dari kegelapan ini dan untuk bisa menjadi negara Adidaya. Semoga Allah
swt. membimbing kita dan memberikan kita kekuatan untuk melindungi diri kita
sendiri dari segala ragam bentuk dan jenis Syirik. Aamiinn.