Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu’alaikum
Pada
tanggal 28 September 2015, aku melihat sebuah mimpi. Aku melihatbahwa ada
kegelapan di mana-mana. Kami memiliki segalanya tapi tidak ada listrik untuk menyalakan lampu.
Dan semua orang mencari listrik.
Kemudian
aku melihat bahwa Allah ﷻ memberi aku listrik dengan rahmat-Nya Lalu aku
pergi menemui ulama, mufti (ahli dalam Islam) dan pemimpin dan aku katakan kepada mereka
bahwa aku mempunyai listrik dan aku bisa menerangi
rumah orang-orang dengan itu. Tapi ulama, mufti dan pemimpin tidak percaya kepada aku bahwa aku benar-benar
memiliki listrik. Mereka berkata bahwa
aku berbohong.
Ulama,
mufti dan pemimpin tidak setuju saja denganku dan mereka tidak berkata apapun lagi padaku. Mereka
juga tidak menghentikan atau melarangku
mengatakan ini kepada yang lain. Mereka (hanya) berkata, “biarkan saja dia lakukan apapun yang dia mau karena
dia hanya buang-buang waktu. Dia tidak punya listrik.” Tapi Allah ﷻ berkata
kepadaku, “Qasim jangan
khawatir! Aku bersamamu. Tidak ada yang bisa menghentikanmu dan Aku akan membantumu.”
Dan
kemudian Allah ﷻ membantuku dan orang biasa mulai percaya pada perkataanku. Berita ini menyebar
ke seluruh dunia dan kemudian semua orang
mempercayaiku. Dan mereka pun berkata, “terangilah semuanya dengan listrik yang telah diberikan Allah ﷻ kepadamu.” Kemudian saat aku menyebarkan
terang dengan rahmat Allah, maka ulama berkata,
“Celaka! Seharusnya kita percaya padanya sejak dulu.”