Sunday, 10 May 2020

29) EMPAT BUAH BULAN I TANDA PERTOLONGAN ALLAH ﷻ AKAN DATANG


Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu’alaikum

Pada tanggal 24 November 2015, (dalam mimpinya) Muhammad Qasim melihat ada kegelapan di mana-mana. Langit juga gelap dan ada mesin dan pesawat besar yang terbang melintasi langit. Mereka memiliki segalanya di bawah kendali mereka dan orang-orang tidak memiliki pilihan selain menerima penindasan mereka.

Lalu aku (Qasim) berkata pada diriku sendiri, “berdasarkan mimpiku, saat kegelapan ada di mana-mana dan aku melihat empat buah bulan, maka inilah pertanda bagiku bahwa pertolongan Allah akan segera datang.” Aku pun melihat langit dan aku menemukan bulan yang pertama. Lalu aku menemukan bulan yang kedua dan yang ketiga. Lalu aku berkata, “bulan yang keempat juga seharusnya sudah ada di sini tapi aku tidak melihatnya.” Dalam kebingungan aku melihat ke seluruh langit tapi aku tidak bisa menemukannya. Aku kecewa dan mengeluh kepada Allah dan berkata “kapan pertolongan-Mu tiba?"

Saat itulah aku melihat lagi ke langit dan tepat di atas diriku, aku melihat bulan yang keempat. Aku sangat senang karena mengetahui bahwa janji Allah telah tiba. Aku lantas naik ke sebuah bangunan yang sangat tinggi dan aku lari dan melompat dari tepi bangunan itu. Dan aku berlari di udara dengan rahmat Allah . Kemudian cahaya Allah muncul di jari telunjuk tangan kananku. Lalu aku mulai menghancurkan mesin raksasa dan pesawat berbahaya itu sembari berlari di udara.

Orang-orang menjadi penuh harapan, karena setidaknya akhirnya ada seseorang yang mencoba menghancurkan pasukan-pasukan jahat tersebut. Dengan bantuan Allah aku menghancurkan semua mesin itu, kecuali satu yang berukuran besar. Mesin ini menembakiku dengan dahsyat namun aku terus berlari ke arahnya dengan sangat cepat. Kemudian kulemparkan cahaya Allah ke langit dan cahaya itu dengan cepat menyebar ke seluruh langit dan menghancurkan mesin itu seketika.

Kemudian seluruh langit dipenuhi dengan cahaya Allah . Kita semua akhirnya mendapatkan kebebasan kita sekali lagi dan semua orang bahagia. Maka aku turun ke daratan dan orang-orang berkerumun di sekitarku. Mereka berkata, “kamu telah melakukan sesuatu yang menakjubkan!” Dan kemudian aku berkata, “tidak, semua menjadi mungkin dengan pertolongan Allah . Dan Allah benar-benar menolong hamba-hamba-Nya.”

Setelah itu, orang-orang mengundangku ke rumah mereka untuk merayakan (kemenangan). Aku berkata bahwa itu tidak perlu tapi mereka bersikeras. Lalu aku bercanda, “seandainya aku bisa mengkloning diriku sendiri, tentu aku bisa pergi ke rumah semua orang.” Mereka tertawa dan berkata, “apapun yang terjadi, kami tidak akan pernah meninggalkanmu sendirian.” Mimpi itu pun berakhir di sana.

MUHAMMAD QASIM DAN PANGLIMA MILITER

02/04/2019 بسم اللہ الرحمن الرحیم السلام علیکم ورحمتہ اللہ وبرکاتہ Dalam mimpi ini Muhammad Qasim melihat bahwa; Aku sedang memberikan...