Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu’alaikum
Pada
tanggal 28 Februari 2017, Muhammad Qasim melihat Erdogan di dalam sebuah mimpi. Presiden Turki
tersebut sedang berbicara di depan orang banyak.
Dia berkata, “Rakyat Turki, kita akan membangun kembali Kekhilafahan Ottoman
dan semua kekuatan yang kudapatkan ini juga bagian darinya. Dan sekarang kita
akan mengembalikan status kaum muslimin yang hilang.”
Setelah
berbicara kepada orang banyak, Erdogan duduk di tempat duduknya kembali, dia tersenyum dengan
penuh kebanggaan yang membuatku merasa dengan kekuatan sebanyak ini, dia akan mengklaim
dirinya sebagai Mahdi, hanya Allah ﷻ
yang Maha Mengetahui.
Kemudian
aku melihat pemimpin-pemimpin jahat menjadi sangat marah ketika melihat ini.
Mereka berkata, “Laki-laki ini sangatlah berbahaya. Setelah mendapatkan kekuatan
sebanyak ini, dia akan mampu untuk melakukan apapun dan rencananya juga berbahaya. Dan jika dia ingin menjadi seperti
Kekhilafahan Ottoman, maka dia akan menjadi
lebih berbahaya lagi.”
Yang
lain berkata, “Dia harus dihentikan berapapun bayarannya. Dia sudah memulai misinya dan dia sedang
menaklukan Suriah.” Yang lain berkata, “Dia mungkin akan menjadi pemimpin yang
sangat kuat bagi kaum muslimin. Apapun
yang terjadi kita harus menghentikannya mendapatkan kekuatan lebih banyak lagi. Jika tidak, ini akan menjadi masalah
besar bagi kita. Kita harus membuka jalan
bagi Sang Messiah.” Kemudian aku melihat Nabi Muhammad ﷺ berjalan mondar
mandir dalam keadaan sangat cemas. Hal ini membuatku merasa bahwa hal yang buruk akan segera
terjadi.